Tampilkan postingan dengan label Ischialgia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ischialgia. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Maret 2011

NYERI PUNGGUNG KARENA SCIATICA



Syaraf sciatic adalah syaraf terbesar dan terpanjang pada tubuh. Perjalanan syaraf ini dimulai dari daerah punggung bawah melewati pantat dan berlanjut kebawah sampai daerah belakang dari kaki. Syaraf sciatic mengontrol gerakan pada banyak otot di paha dan dikaki dan menyalurkan input sensory (masukan syaraf sensorik ) dari otak. Ketika syaraf sciatic teriritasi dan meradang maka akan menimbulkan gejala yang bernama scitica
Sciatica umumnya menyebabkan nyeri punggung bawah dan nyeri pada kaki. Sciatica ini kebanyakan terjadi oleh karena tekanan pada syaraf scitic dari herniasi diskus pad tulang belakang. Sciatica kebanyakan terjadi pada usia 30-50 tahun dan dapat etrjadi pada siapa saja. Sciatica umumnya hanya mengenai pada satu sisi dari anggota ekstremitas bawah, dan nyeri akan disalurkan dari punggung bawah dan kebawah sampai area belakang kaki sesuai dengan alur perjalanan syaraf tersebut. Tergantung dari syaraf sciatic yang teriritasi atau meradang, nyeri yang timbul juga tersalurkan dari kaki ke tumit. Untuk alasan inilah, jika anda mengalami gejala sciatica, lakukanlah pengecekan pada dokter yang atau physiotherapist untuk memastikan dugaan tersebut


Penyebab Umum Sciatica
Ada banyak alasan yang dapat menimbulkan sciatica, penyebab paling umum yang dapat menimbulkan sciatica adalah :

• Herniasi Diskus
Sciatica dapat terjadi ketika salahsatu diskus dari punggung bawah mengalami prostusi (keluar dari tempat semula) dan menekan akar syaraf sciatic. Tekanan dari diskus ini menyebabkan iritasi pada syaraf dan menyebabkan peradangan dan akibatnya timbul nyeri pada sepanjangperjalanan syaraf sciatic. Dan herniasi dickus pada punggung bawah ini paling umum menyebabkan sciatica

• Lumbar Spinal Stenosis
Lumbal spinal stenosis atau penyempitan lumbal spinalis berarti terjadi penyempitan pada saluran spinalis pada daerah punggung bawah. Ketika saluran spinalis menyempit pada area punggung bawah, penyempitan tersebut dapat menekan syaraf yang merupakan gabungan dari syaraf sciatic

• PiriformisSyndrome
Otot piriformis adalah otot yang kecil yang letaknyadalam tertutup oleh otot daerah pantat. Otot ini membantu gerakan abduksi atau mengangkat hip kesamping dan eksternal rotasi sendi hip. Perjalanan syaraf sciatic melewati otot ini dan sebagian syaraf ini tertutup juga oleh otot piriformis. Hasilnya ketika otot piriformis menegang akan berpengaruh juga pada syaraf sciatic, sehingga ketegangan otot tersebut dapat menekan syaraf sciatic dan menyebabkan iritasi serta peradangan.

Latihan untuk Sciatica
Penguluran serta penguatan yang ditargetkan pada otot punggung bawah, perut dan paha dapat membantu mengurangi gejala dari sciatica. Latihan yang dapat menurunkan nyeri yang diakibatkan oleh sciatica adalah :

• Penguluran otot piriformis
• Penguluran punggung bawah
• Penguluran otot hamstring
• Penguatan inti/ otot transverses abdominalis

Rabu, 26 Januari 2011

ischialgia

ischialgia

Nyeri tungkai bawah yang sifatnya radikuler. Terjadi akibat proses calsifikasi (osteofit) pada L4-L5 menimbulkan kompressi pada akar saraf (radiks saraf) L4-L5, yang keluar dari foramina intervertebralis. Kompresi tersebut yang menimbulkan nyeri radikulopati sepanjang saraf ischiadicus sampai ketungkai bawah. Iritasi saraf sensoris (N. Ischiadicus) tersebut akan lebih terasa pada peregangan dari saraf tersebut saat tungkai lurus (ekstensi) sehungga sering penderitanya menfleksikan tungkai agar tidak sakit. Selain itu, nyeri kadang diikuti dengan adanya kelemahan otot-otot seperti m. gastrocnemius, Mm. hamstring, Tibialis posterior atau fleksor digitorum dan penurunan reflex APR.

d. Keterbatasan sendi
4. Pemeriksaan Fisioterapi ?
5. Diagnosa fisioterapi dan problematic FT?
6. Program Fisioterapi
- Tujuan jangka pendek :
a. Mereduksi/menormalisir saraf sensorik dalam rangka mengurangi NPB dan Ischialgia
b. Meningkatkan, memelihara dan memobilisasi pergerakan pada region lumbosakral
c. membebaskan kompresi akar saraf L4-L5
d. Peningkatan/maintenance pada tungkai yang lemah
- Tujuan jangka panjang
Mengembalikan dan mempertahankan aktivitas fungsional sehari-hari yang dapat dilakukan oleh penderita.
7. Intervensi FT
a. HFC (CEM) 27 MHz
- Koplanar : L4, 5, G. Maximus
b. Interferensi :
- Paravertebral : AMF 75-100 Hz, spectrum lebar, mode : 1/1
c. Terapi latihan :
- William Fleksion exercise (sebatas keadaan pasien)
- resisted exercise
d. Proper Body Mechanic
e. Latihan aktivitas fungsional
f. Home program